FILOSOFI HIDUP
Pernahkah kalian berpikir tentang semua rasa yang ada dalam hidup? Pernahkah kalian merasa berguna di saat kalian merasa hampa hidup di dunia? Apakah kalian mengerti arti hidup yg sebenarnya? Bermanfaatkah?
Hidup?? Banyak manusia mengatakan sesuatu yang bernafas, bernyawa, senantiasa belum lama mati. Terkadang manusia sering lupa dan sering tidak mengerti arti kata hidup yang sebenarnya. Manusia, ciptaan Tuhan yg mempunyai rasa besar dan mempunyai sifat melebihi pribadi hewan. Manusia, mudah terjerumus dalam situasi yg belum pernah dirasakannya. Manusia mudah bosan. Manusia, merupakan wujud asli dari beberapa makhluk hidup yang setiap saat terselimuti rasa munafik dan tak mau mengalah apalagi merasakan hal hal yang sepeleh menurutnya. Mengenai masalah filosofi hidup, kalian bisa mengartikan arti kata hidup yang sebenarnya itu seperti apa. Hidup itu menurut gue sesuatu yg penting banget di kerjain, secara baik buruknya manusia itu tergantung dari perjalanan hidup mereka. Terkadang juga tergantung sama apa yang ada di lingkungannya. Gue sih nikmatin apa yang gue kerjain sekarang. Gue nikmatin setiap bit dan detik perjalanan yang selama ini menjadikan gue hidup. Setidaknya gue hanya manusia biasa yang senantiasa sering bersalah dan membuat orang kecewa. Hidup gue sih sama kayak seduhan kopi, kalo cuma bubuk terasa pahit. Makanya kasih gula biar ada rasa manisnya. Nah begitulah hidup.
Anggap saja diri kalian itu seperti secangkir kopi. Kopi itu kan sesuai dengan penikmatnya masing masing. Tergantung selera dari penikmatnya. Menurut gue sih, kalian bisa pelajarin setiap perbedaan yang di rasain penikmatnya. Contoh, misal kalian penyuka kopi tubruk. Bisa jadi hidup kalian senantiasa mencintai rasa kebersamaan dan rasa sosial yang tinggi. Karna kebanyakan penikmat kopi tubruk itu orang orang yg spesiesnya jawa. Dan jawa juga termasuk provinsi yang memahami betul adat istiadat. Kalo kalian penyuka robusta, bisa jadi jalan kalian itu agak sedikit asem tapi kebanyakaan manusia menyukainya. Sama kayak arabikalah. Arabika itu sedikit penikmatnya tapi sekali yang doyan ngenikmatinnya bisa jadi, dia bakal kecandu dan gak bakal berhenti nikmatin tuh kopi. Tapi, Kalian jangan jadi pribadi kayak espresso. Karna menurut gue sebagai penikmat espresso. Espresso itu pribadi hidup yang serba salah. Kalian kasih gula gak enak, gak di kasih gula juga gak enak. Setidaknya espresso mempunyai kelebihan, kopi tersebut tetap bertahan dari dulu sampe sekarang pekat rasa dan asli dari sari biji kopi. Sama kayak manusia yang tetap pada pendirian alias konsisten. Itu cuma gambaran, yang menurut gue kalian bisa artikan dalam filosofi hidup. Kalo kalian gak berpatokan sama kopi sih terserah. Yang pasti buat penikmat kopi pasti banyak mengerti arti hidup yang sebenarnya. Karna, walaupun kopi tersebut warnanya hitam dan cara penyajiannya juga gak terlalu ribet. Setidaknya banyak penggila kopi di luar sana tetap bertahan jadi pecandu yang senantiasa menyukai jenis jenis kopi tersebut. Sama halnya manusia, hidup itu jangan loh bikin ribet sob.
Hidup loh gak akan kaku gak akan bisu kalo loh senatiasa nikmatin hidup tersebut *sambil nyeruput* srrruupppp...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar